Kaos distro adalah kaos yang sangat dicari cari oleh para remaja anak SMP SMA hingga kuliah namun kadang ada juga malah om om masih tetep suka pakai kaos distro agar kelihatan lebih muda dan keren. kaos distro banyak di cari karena biasannya desainnya yang original dan jumlahnnya yang terbatas, dalam desain kaos distro juga biasannya mengadung pesan entah pesan semangat atau pesan sosial dan masih banyak lagi. desain kaos distro ini juga biasannya melirik ke spesifik pasar atau hanya ke komunitas tertentu saja seperti contohnya sebuah vendor bernama RUSTLER brand ini melirik kepada aliran yang bertemakan semangat untuk para extreme sport seperti BMX, DIRT JUMP, SKATEBOARD sehingga target ini membuat design dari brand RUSTLER harus menyesuaikan komunitas tersebut. ini membuat brand tersebut menjadi lebih exclusive, satu contoh lagi brand distro / clothing indie yogyakarta bernama JIMI'S NOT DEAD, brand ini melirik komunitas musik sehingga spesifik desainnya memilih hal hal yang berhubungan dengan musik. kenapa harus menspesifikasi desain? sebenarnnya ini akan mempersempit pasar. namun ini bagus untuk brand awareness di awal ini akan bagus untuk meningkatkan emosi brand kita, jika kita bisa menjadi brand untuk spesifik komunitas ini juga akan mempengaruhi harga jual produk kita, namun tentunya harus diikuti dengan penjagaan kualitas.
Berbicara mengenati kaos distro sebenarnya memiliki proses sederhana untuk sebuah produksi.
Kita sering menemukan kaos distro murah dan ada juga kaos distro yang hargannya selangit walaupun memiliki kualitas yang sama dengan kaos distro yang murah tersebut.
Apa sih yang bisa menyebabkan adannya kaos distro murah dan ada juga kaos yang mahal?
Ada banyak hal yang menyebabkan perbedaan harga tersebut yang pastinnya sudah sangat umum terjadi.
Pertama Jumlah produksi perdesign. Jumlah produksi ini dapat menekan biaya produksi hingga 30% bahkan lebih. bayangkan saja biasannya kaos distro dengan harga murah dicetak Ratusan bahkan ribuan kaos dengan desain yang sama pantaslah kaos tersebut dijual dengan harga yang rendah, sedangkan kaos distro yang lainnya dijual dengan harga mahal karena biasannya mereka mencetak dalam jumlah yang terbatas, misalnnya hannya memproduksi 12 pcs untuk satu desainnya dan mungkin 24pcs.
Selain itu juga kalau kita perhatikan lebih teliti ada perbedaan kualitas bahan antara keduannya, kebanyakan orang sulit untuk membedakan hal itu, bahkan orang yang telah terbiasa menggunakan produk distropun tidak menyadarinnya. biasannya terdapat perbedaan pada jenis tinta sablon yang di gunakan.
Kemudian Originalitas desain dan tingkat sense of art pada desain tersebut juga bisa mempengaruhi harga dari kaos tersebut.
Dan yang terakir adalah endorse.
Biasannya sebuah brand meng endorse artis untuk meningkatkan brand awarenes mereka, dengan mengendorse artis maka nilai prestigious sebuah brand akan meningkat sehingga para konsumen akan rela membeli produk tersebut walaupun dengan harga tinggi, oleh sebab itu endorse ini sangat banyak dilakukan oleh brand brand papan atas.
Namun produk distro indie indonesia juga sudah banyak yang Go Internasional seperti PETER SAYS DENIM Produk ini adalah inspirasi saya :D mantab deh pokoknya :D
Semoga info di atas bermanfaat.